Rabu, 25 September 2013

Kebiasaan buruk Bond tetap ada di Solo - ( 0L4HRG4 )

James Bond

Tujuh buku pertama dibawa ke Heathrow untuk diterbangkan ke beberapa kota dunia.

James Bond akan tetap melakukan kebiasaan buruknya dalam buku seri terbaru berjudul Solo, kata penulisnya William Boyd.

“Dia minum alkohol, merokok, melakukan semua yang diharapkan dari Bond yang klasik.”

“Dia memiliki semua kebiasaan buruk yang diberikan Fleming, dia peminum berat,” tambah Boyd.

Klik Boyd merupakan penulis terbaru yang diminta oleh Ian Fleming Publications, yang mengurus buku-buku James Bond, untuk menulis novel resmi 007.

Jeffery Deaver, Sebastian Faulks, dan John Gardner sebelumnya pernah diminta menulis novel resmi James Bond setelah Fleming meninggal dunia pada 1964.

Kisah Solo berlatar tahun 1969 dengan misi untuk mengakhiri perang saudara di Afrika Barat.

Diluncurkan di Hotel Dorchester di pusat kota London, Rabu 25 September, Solo akan beredar di Inggris, Kamis dan di Amerika Serikat pada 8 Oktober.

Saya kini mencapai status Mastermind dalam studi Bond.

Di luar hotel, barisan mobil antik Jensen menunggu tujuh buku pertama untuk dibawa ke bandara Heathrow dan dikirim ke kota-kota yang berkaitan dengan James Bond, seperti Amsterdam, Edinburgh, Sydney, dan Zurich.

Kepada BBC saat peluncuran Solo, Boyd mengatakan tidak akan melunakkan karakter Bond untuk kahlayak pembaca modern.

“Saya menghitung minumannya dan saya membaca buku Fleming seperti istri yang cemas karena menikah dengan pecandu alkohol,” jelasnya.

Boyd membaca semua buku Fleming secara kronologis sebelum mulai menulis Solo karena menanggapi permintaan menulis novel Bond dengan amat serius.

“Saya kini mencapai status Mastermind dalam studi Bond,” tambanya merujuk program TV Mastermind yang terkenal untuk menguji pengetahuan seseorang atas subjek tertentu.

Boyd mengaku pertama kali membaca seri Bond lewat From Russia With Love ketika masih di sekolah dasar di Skotlandia.

Dia yakin bahwa Bond akan memiliki ‘masa hidup’ yang panjang di masa depan.

“Saya kira dia akan bisa terus berlanjut karena terlalu banyak nuansa dan aspek darinya yang bisa dijelajah,” kata Boyd.



YOUR COMMENT